Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015
ombak jiwa langit mulai memerah awan berkumpul gaduh angin berlomba tiada tanda seolah jangkrik mengadilinya berbunyi tanpa henti suara syahdu itu berkumandang sentak gerak dengan tujuan luluh hati tak disadari teringat akan melodi memori ingin ku pecahkan saja denting tiada pernah selesai kacau galau semua berirama inginku hentikan saja langkah mencari sumber berlian lelah semangat beradu tapi mana janjiku mana hutangku ku titipkan semua pada ilahi ku terbayang lagi tatapan lembut penuh arti raut wajah itu berbinar,lagi bagai hujan akan tumpah tak mampu kuhindari hanya terdiam tak berujung kata air mata membanjirinya oh rindu tiada henti kau siksaku kenangan masa kecilku tertimbun di benakku lepaskan penat ingin ku  gapai bintang nan indah atas ridha allah dan keluarga puisi ini aku buat khusus untuk keluargaku tercinta. hari ini adalah dua hari menjelang keberangkatanku ke bandung lagi untuk melanjutkan studi dan meraih cita-citaku....
BImbANG bukanku berharap bukanku memohon bukanku memaksa hanya cukup menduga tatapan tajam binarmu tak lepas dari intaian  ah ternyata rasa hambar itu lagi lupakan darimu sang bayangan
Hentakan sunyi senyap sepi di luar semua bergemuh riuh tapi ku di sini merasakannya tangis bingung putus asa semua menggelora semangat padaku tapi ku di sini merasakannya ingin ku terbang jauh tak terasa lagi langkah ini tapi ku tahu kan jatuh jua ku kutip asa - asa baruku menyusun puzzle tak henti - henti sampai hatiku menggertak gertakan keras sekeras- kerasnya KAU BUKAN PENGECUT BUNG kejar dan nikmati alunannya karena hanya kau yang tahu kau yang lama bergulat dengan waktu tuk menyentuh bintang kaulah seorang petualang sejati bukan ditemani kuda ponimu bukan pula dengan atributmu hanya jiwa dan keyakinan tak mudah kau dapatkan kecuali kau seorang petualang sejati