ombak jiwa langit mulai memerah awan berkumpul gaduh angin berlomba tiada tanda seolah jangkrik mengadilinya berbunyi tanpa henti suara syahdu itu berkumandang sentak gerak dengan tujuan luluh hati tak disadari teringat akan melodi memori ingin ku pecahkan saja denting tiada pernah selesai kacau galau semua berirama inginku hentikan saja langkah mencari sumber berlian lelah semangat beradu tapi mana janjiku mana hutangku ku titipkan semua pada ilahi ku terbayang lagi tatapan lembut penuh arti raut wajah itu berbinar,lagi bagai hujan akan tumpah tak mampu kuhindari hanya terdiam tak berujung kata air mata membanjirinya oh rindu tiada henti kau siksaku kenangan masa kecilku tertimbun di benakku lepaskan penat ingin ku gapai bintang nan indah atas ridha allah dan keluarga puisi ini aku buat khusus untuk keluargaku tercinta. hari ini adalah dua hari menjelang keberangkatanku ke bandung lagi untuk melanjutkan studi dan meraih cita-citaku....