Langsung ke konten utama
ombak jiwa

langit mulai memerah
awan berkumpul gaduh
angin berlomba tiada tanda
seolah jangkrik mengadilinya
berbunyi tanpa henti

suara syahdu itu berkumandang
sentak gerak dengan tujuan
luluh hati tak disadari
teringat akan melodi memori

ingin ku pecahkan saja denting
tiada pernah selesai
kacau galau semua berirama

inginku hentikan saja langkah
mencari sumber berlian
lelah semangat beradu

tapi
mana janjiku mana hutangku
ku titipkan semua pada ilahi

ku terbayang lagi
tatapan lembut penuh arti
raut wajah itu berbinar,lagi
bagai hujan akan tumpah
tak mampu kuhindari
hanya terdiam tak berujung kata
air mata membanjirinya

oh rindu
tiada henti kau siksaku
kenangan masa kecilku
tertimbun di benakku
lepaskan penat
ingin ku  gapai
bintang nan indah
atas ridha allah dan keluarga


puisi ini aku buat khusus untuk keluargaku tercinta. hari ini adalah dua hari menjelang keberangkatanku ke bandung lagi untuk melanjutkan studi dan meraih cita-citaku.  kalut, kacau, galau, senang, bahagia semua bercampur aduk dalam benakku. tak ingin ku sungguh pergi dari tempat gubuk penuh kenangan ini. tapi, ini adalah janjiku. janji untuk kalian yang harus kutepati untuk melihat senyum bahagia dan bangga kalian pada diriku yang lemah dan bodoh ini. 
aku hanya berharap ayah, mamak, nenek, dan keluargaku semua doakan aku berhasil dengan studiku yang sangat memuaskan dan membawa ilmu bermanfaat ini berguna bagi orang lain. 
kita dibawah perlindungan tuhan yang sama yaitu Allah SWT. jangan berhenti meminta segalanya padanya karena ia tidak pernah tidur dan menolong hambanya yang sabar.


semoga banyak perubahan positif dalam hidup kita dalam memaknai perjalanan hidup ini...


Komentar